Sabtu, 20 Oktober 2018 12:59 WITA

Wow! Wortel Campur Semen Bisa Membuat Beton Lebih Kuat

Editor: Suriawati
Wow! Wortel Campur Semen Bisa Membuat Beton Lebih Kuat
INT

RAKYATKU.COM - Wortel adalah sayuran yang sehat, tapi tahukah Anda bahwa ini juga memiliki manfaat dalam bidang konstruksi.

Yah, sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan Universitas Lancaster di Inggris menemukan bahwa wortel dapat memperkuat semen dan mengurangi emisi karbon dioksida untuk industri bangunan.

Dalam penelitiannya, para ilmuwan menggabungkan semen biasa dengan trombosit nano yang diekstrak dari wortel. Tujuannya adalah untuk menghasilkan produk yang lebih kuat dan lebih ramah lingkungan.

Ternyata benar, bahan baru itu terbukti tahan terhadap retakan, dan 80 persen lebih kuat daripada produk konvensional. 

"Ini secara signifikan mengurangi baik konsumsi energi dan emisi CO2 yang terkait dengan manufaktur semen," kata Profesor Mohamed Saafi dari Departemen Teknik Universitas Lancaster.

"Penambahan wortel mencegah retakan di beton. Ini juga berarti lebih sedikit semen yang diperlukan, sehingga menurunkan output karbon dioksida (CO2) global."

Menurut perkiraan International Energy Agency, semen bertanggung jawab atas tujuh persen dari total emisi CO2 global.

Selain lebih unggul daripada produk semen yang ada saat ini, menggunakan wortel bisa lebih hemat semen.

Dalam studinya, para peneliti menemukan bahwa penambahan trombosit nano wortel menghasilkan penghematan 10kg semen, dan karbon dioksida, per meter kubik persegi.

"Kami menemukan Anda dapat meningkatkan kekuatan beton hingga 80 persen dengan menggunakan sejumlah kecil bahan baru ini," kata Saafi kepada Reuters.

"Hasil awal kami menunjukkan bahwa menambahkan sekitar setengah kilogram nanomaterial wortel akan mengurangi sekitar 10 kilogram semen per satu meter kubik beton," kata peneliti.

Selain wortel, tim peneliti juga telah mencoba serat bit dalam campuran semen, dan semua sayuran mereka berasal dari sisa makanan.

Mereka akan terus menguji berbagai campuran bersama mitra komersial mereka, sebuah perusahaan Skotlandia yang membuat cat menggunakan serat nabati.

Selama proyek dua tahun, mereka akan melakukan penelitian dan mencari cara untuk memasukkan bahan-bahan yang dianggap baik ke dalam industri konstruksi.