Kamis, 25 Agustus 2016 12:10 WITA

Izin Dipangkas, REI Kian Optimis Bangun 20.000 Rumah MBR di Sulsel

Editor: Andi Chaerul Fadli
Izin Dipangkas, REI Kian Optimis Bangun 20.000 Rumah MBR di Sulsel

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketua umum Real Estat Indonesia (REI)  Sulsel Arief Mone menyambut baik Paket Kebijakan Ekonomi (PKE) jilid XIII yang dikeluarkan pemerintah, kemarin.

PKE itu diprogramkan khusus untuk percepatan pembangunan sejuta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Regulasi itu memuat pemangkasan sejumlah perizinan pembangunan perumahan. 

Menurutnya, hal inilah yang dibutuhkan para pengembang untuk menggenjot pembangunannya. Kendati pembangunan rumah bersubsidi di Sulsel terbilang lancar, namun aturan ini diyakini akan semakin meningkatkan minat pengembang dalam membangun.

"Secara keseluruhan semester satu ini, sebenarnya kita sudah  memenuhi target yang dibebankan pusat untuk membangun 9.000 unit rumah MBR. Tapi kita punya target sendiri, 20.000 unit sampai akhir tahun," kata Arief kepada Rakyatku.com, Kamis (25/8/2016).

Izin Dipangkas, REI Kian Optimis Bangun 20.000 Rumah MBR di SulselKetua REI Sulsel, Arief Mone

Arief berharap agar pemerintah tetap melanjutkan program-program yang mendukung pertumbuhan bisnis properti. Selain itu, dia berharap agar tidak ada peraturan yang tumpang tindih dalam proses perizinan maupun pembangunan rumah bersubsidi.

"Selain mengeluarkan kebijakan yang mendukung, seharusnya kebijakan-kebijakan yang menghambat juga harus ditiadakan," katanya.

Tags