Rabu, 05 Oktober 2016 15:43 WITA

Alokasi Anggaran Program 1 Juta Rumah Naik di 2017

Editor: Andi Chaerul Fadli
Alokasi Anggaran Program 1 Juta Rumah Naik di 2017

RAKYATKU.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran Rp15,6 triliun untuk program sejuta rumah di tahun depan. Alokasi ini naik dari anggaran tahun 2016 sebesar Rp 12,4 triliun. 

“Tapi ini masih indikatif (pembahasan lebih lanjut),” ujar Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Maurin Sitorus dikutip dari Kementerian PUPR, Jakarta pada Rabu (5/10/2016).

Alokasi Rp15,6 triliun itu akan disalurkan untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Rp9,7 triliun bagi 375.000 unit rumah. Subsidi Selisih Bunga (SSB) sebesar Rp3,7 triliun untuk 225.000 unit rumah dan Bantuan Uang Muka (BUM) Rp2,2 triliun untuk 550.000 unit rumah.

Masyarakat yang mendapat FLPP akan mendapat keuntungan, di antaranya uang muka Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hanya 1 persen dari harga rumah.

Selain itu ada juga keringanan bunga KPR hanya 5 persen, tetap selama 20 tahun. Jauh lebih ringan dari KPR komersial yang bunganya masih di atas 10 persen.

Bila dana FLPP habis, masyarakat tetap bisa mendapat fasilitas tersebut yang akan dipenuhi dari dana Subsidi Selisih Bunga (SSB) dan Bantuan Uang Muka (BUM).

Seluruh upaya ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi angka backlog perumahan 11,4 juta dengan meningkatkan akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memiliki rumah melalui beberapa skema bantuan pembiayaan.