18 October 2016 10:08 WITA

Bisnis Properti di Parepare Lesu

Editor: Jumardin Akas
Bisnis Properti di Parepare Lesu
ilustrasi

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Melemahnya pertumbuhan ekonomi memberikan dampak negatif di perbagai sektor usaha. Salah satunya properti.

Di Parepare, bisnis ini lesu pembeli sejak dua tahun terakhir.

Ketua Forum Pengembang Ajatappareng (FPA) Yasser Latief, mengatakan, daya beli masyarakat terhadap properti dipengaruhi melmahnya nilai tukar rupiah, dan suku bunga untuk perumahan komersil kelas menengah  berbeda dengan subsidi. 

“Kondisi ini sudah terjadi sejak dua tahun terakhir, kita berharap pihak bank bisa menurunkan suku bunga untuk perumahan komersil. Selain itu,juga kepada pemerintah memberikan kemudahan untuk pengurusan perizinan karena prosesnya lama dan butuh biaya yang tidak sedikit,” harap Ketua IKatan Saudagar Muslim Indonesia cabang Parepare ini, Selasa (18/10/2016).

Terpisah, Dekan Fakultas Ekonomi  Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar) Andi Arifuddin menilai, lesunya ekonomi membuat warga berpikir dua kali untuk membeli properti.

“Masyarakat tentu berpikir tujuan membeli rumah. Kalau untuk tempat tinggal jelas mereka pilih perumahan subsidi,” ujarnya.