Minggu, 04 Februari 2018 06:00 WITA

Hemat Pengeluaran Air di Rumah dengan Cara Ini

Editor: Andi Chaerul Fadli
Hemat Pengeluaran Air di Rumah dengan Cara Ini

RAKYATKU.COM - Menghemat air bukan hanya berdampak pada anggaran bulanan, tapi juga untuk menjaga kelestarian alam. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghemat air di rumah.

Dikutip dari Rumahku.com, Sabtu (3/2/2018), pertama, yang perlu diketahui bahwa konsumsi air rumah tangga terbesar adalah berasal dari toilet. Sekitar 30 persen, kamar mandi menyerap penggunaan air.

Untuk menghemat, Anda dapat menerapkan teknologi dual flush converter untuk toilet Anda. Sebuah toilet dual-flush hanya melepaskan sekitar 0,5 galon air untuk urin, dan standar 1,5 galon untuk limbah padat.

Kedua, Anda bisa menggunakan aerator keran tinggi dengan efisiensi rendah arus. Keran air standar bertanggung jawab sebanyak 15 persen penggunaan air rumah tangga.

Dengan menggunakan keran air, meningkatkan efisiensi tinggi dan menekan penggunaan air hingga hanya empat persen. Aerator keran saat ini banyak tersedia di pasaran, dengan menggunakan aerator Anda dapat menghemat lebih dari 500 galon air per tahun.

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan kepala shower yang arusnya rendah. Jika Anda menggunakan kepala shower standar, maka air yang dibuang sebanyak 2,5 galon air per menit. Sedangkan bila menggunakan kepala shower yang memungkinkan arus air menjadi lebih rendah, maka konsumsi air hanya sekira 1,5 galon air per menit.

Untuk memasangnya cukup mudah, Anda hanya tinggal melepas kepala shower yang lama, lalu ganti dengan yang arus rendah. Bila diasumsikan dalam sebuah keluarga terdiri dari empat orang, dan mandi setiap hari, maka dapat menghemat sebanyak banyak sekali air.

Anda juga bisa memasang sebuah penutup nozzle otomatis yang terletak antara pipa dan pancuran. Untuk mengoperasikannya, Anda hanya perlu menggunakan ibu jari Anda.

Dengan penutup otomatis, Anda dapat mengoperasikan ke arah off, sehingga air tidak keluar saat Anda melakukan keramas dan menggunakan sabun. Anda kemudian dapat memencet tombol ke posisi on ketika Anda siap untuk bilas.

Sedangkan jika Anda mengaplikasikan perangkat smart home, ada perangkat teknologi pintar yang akan mengukur jumlah air yang digunakan setiap orang saat beraktivitas di kamar mandi.

Jika Anda menggunakan perangkat pintar ini, maka ia akan memberikan  peringatan saat Anda dirasa terlalu lama berada di dalam kamar mandi.

Dalam rangka menghemat air, Anda juga dapat menggunakan tangki untuk menampung air hujan. Menggunakan tangki merupakan cara yang efektif untuk memanfaatkan air hujan. Ketimbang terbuang percuma dari atap dan langsung mengalir ke selokan, maka lebih baik air hujan ini digunakan untuk menyiram tanaman di rumah, dan lain-lain.

Selain itu, Anda juga dapat menghemat pengeluaran air rumah tangga dengan mendaur ulang air bekas atau cucian. Air daur ulang dapat digunakan untuk menyiram toilet atau taman.

Satu hal yang perlu Anda pastikan, sebaiknya Anda menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan untuk produk keperluan mandi Anda, karena tidak meninggalkan bahan kimia berbahaya di dalam air.

Tags