Rabu, 14 Maret 2018 18:56 WITA

6 Cara Mengubah Kesan Kamar Tidur Sempit Jadi Luas dan Tak Membosankan

Editor: Abu Asyraf
6 Cara Mengubah Kesan Kamar Tidur Sempit Jadi Luas dan Tak Membosankan
Desain kamar tidur minimalis.

RAKYATKU.COM - Kamar luas belum tentu membuat Anda lebih nyaman. Kenyamanan ditentukan oleh penataan dan penentuan warna, bukan semata faktor ukuran luasnya.

Kamar tidur perlu didesain untuk membuat suasana lebih nyaman dan tidak membuat bosan saat melakukan berbagai aktivitas. Setidaknya ada enam cara menata kamar tidur agar tidak membosankan.

1. Perhitungkan keperluan perabotan dengan luas kamar

Jika kita memiliki kamar yang sempit, maka kita perlu lebih cermat dalam memilih furniture. Jika perabotannya besar, maka akan membuat kamar terasa sumpek. Ukuran kamar harus disesuaikan dengan furniture atau perabotan tambahan.

Jika kita memiliki ukuran kamar yang lebih luas, maka boleh mempertimbangkan furniture dengan ukuran satu set. Hal ini memiliki keuntungan biasanya pembelian satu set furniture bisa diatur dari segi keseragaman misalnya desain, bentuk, atau warna. Pada intinya, sebelum membeli perabotan, perhitungkan dulu seluas apa kamar yang mau kita isi.

2. Sebaiknya memberikan ruang untuk aktivitas

Bila kita memiliki kamar ukuran sedang atau besar, maka sebaiknya di salah satu sisi kamar jangan di isi dengan perabotan atau furniture. Pada tempat tersebut cukup diberi hiasan dan pada bagian lantai mungkin dialasi dengan karpet. Hal ini bertujuan untuk tetap membuat kamar agar tampak luas. 

Sehingga kita dapat melakukan beberapa aktivitas kecil di dalam kamar tidur. Banyak orang yang cenderung mengisi seluruh ruang kamar tidur dengan perabotan, sehingga kamar akan tampak penuh dan sesak. Padahal kamar merupakan tempat kita akan sering menghabiskan waktu selain untuk beristrahat.

Saat ini banyak orang yang melakukan beberapa aktivitas kecil di kamar, misalnya untuk berolahraga kecil, menyelesaikan tugas-tugas, tempat santai, dan beberapa aktivitas lainnya. Beda halnya jika tidak ada ruang yang ditempatkan, maka kebanyakan aktivitas cenderung dilakukan di atas tempat tidur atau kasur. 

Padahal selain dengan memberi ruang, maka kita juga akan merasa lebih lega dalam kamar sebab memiliki pandangan lebih luas dan kamar akan terasa tidak sesak. Kamar yang luas penuh dengan perabotan akan tampak sempit dan dapat membuat kita tidak betah. Beda halnya dengan kamar yang memang berukuran kecil. 

3. Perpaduan warna dalam kamar

Sebenarnya untuk memilih warna cat rumah elegan terutama dalam kamar juga sebaiknya dapat dipertimbangkan dengan tips memilih cat yang bagus untuk kamar tidur yaitu dengan memilih cat tembok anti lembap dan jamur. 

Hal ini bertujuan agar nantinya kamar menjadi enak dipandang dan kelihatan menarik. Hal ini bertujuan warna di dalam kamar tidak begitu majemuk, sebab banyak orang yang merasa perpaduan warna yang lebih teratur akan menarik dibanding yang acak-acakan. Perpaduan warna sendiri bisa diatur antara penyesuaian warna dinding dan perabotan yang akan dibeli.

Pewarnaan sendiri dapat diatur sesuai dengan kepribadian kita. Cara mengecat dinding dapat dieksplorasi sesuai dengan keinginan dan kepribadian kita. Bila kita menyukai sesuatu yang terasa ramai dan warna tampak hidup, maka kita bisa memadukan warna cat yang mencolok pada kamar. 

Mulailah dengan cara memilih warna cat dengan mengatur warna dinding dan langit-langit kamar kemudian menyesuaikan dengan perabotan. Namun kadang hal ini lebih sulit, sebab biasanya hasil yang didapatkan antara perpaduan warna yang kita terapkan ternyata tidak seindah dengan yang ada di benak kita. Metode ini dapat diterapkan pada orang yang cenderung suka untuk mengekspresikan diri.

4. Pemilihan tempat tidur dan lemari

Banyak orang yang cenderung terlalu boros dalam memilih tempat tidur atau kasur dengan lemari pakaian. Jika pemilik kamar merupakan sepasang suami istri, maka pemilihan tempat tidur yang tepat memang yang berukuran besar dan lemari yang berukuran besar. 

Beda halnya jika yang tinggal pada kamar tersebut hanya diri kita, maka sebaiknya tips memilih kasur yaitu dengan memilih kasur yang berukuran satu orang dan lemari dengan ukuran tidak begitu besar, misalnya berukuran satu atau dua pintu. 

Hal ini akan dapat memberikan ruang yang lebih luas pada kamar, dibanding dengan tempat tidaur dan lemari berukuran besar. Cara ini juga sangat berguna bila ukuran kamar tidak begitu besar atau kecil. 

5. Pengaturan cahaya

Sebaiknya dalam pengaturan cahaya kamar, kita juga perlu memperhitungkan dengan cermat sesuai dengan kebutuhan. Hal ini, merupakan salah satu cara menghemat listrik. Dalam membangun rumah atau kamar tidur, sebaiknya mempertimbangkan membuat jendela kamar. 

Hal ini selain dapat dimanfaatkan sebagai pengatur sirkulasi udara yang sederhana, juga dapat digunakan sebagai pengatur sumber cahaya pada siang hari. Sebab banyak kamar yang saat ini tidak memiliki pencahayaan cukup dari jendela kamar, sehingga memerlukan penerangan lampu pada siang hari.

Pencahayaan juga sangat berpengaruh pada suasana ruangan kamar agar terlihat lebih menarik. Lampu juga bisa Anda desain sebagai dekorasi kamar tidur anda dengan pilihan warna pencahayaan sesuai dengan keinginan anda.

Untuk penggunaan lampu sebaiknya diterapkan juga sesuai dengan kebutuhan pada malam hari. Bila kita dalam keadaan melakukan aktivitas, maka kita perlu penerangan yang cerah misalnya untuk mengerjakan tugas dan membaca. Namun jika untuk beristirahat, sebaiknya menggunakaan cahaya yang sedikit redup, hal ini bisa dipertimbangkan dengan penggunaan lampu tidur. Banyak orang yang merasa kualitas tidurnya cenderung lebih baik saat tidur dengan lampu yang tidak begitu terang. Sebab beberapa orang sering terbangun sendiri pada tengah malam karena merasa silau.

6. Peletakan furniture atau perabotan

Dalam meletakkan furniture sebaiknya perlu dipertimbangkan berada sudut-sudut tertentu. Sesuaikan ukuran ruang tersisa dengan perabotan atau furniture, agar tercipta ruang yang luas. Hindari peletakan furniture yang memberikan celah dengan furniture di sebelahnya, sebab hal ini akan semakin memakan ruang. 

Untuk lemari terutama yang berukuran besar sebaiknya diatur jangan berada di dekat jendela, karena dapat menghambat cahaya masuk. Begitu juga dengan tempat tidur, karena dapat mengganggu tidur bila cahaya yang masuk sangat terang.

Lemari sebaiknya diletakkan pada dinding yang lebar sesuai dengan lebar lemari, dan bisa ditempatkan tempat tidur pada sisinya. Sedangkan pada dinding di dekat sudut jendela, bisa ditaruh meja atau hiasan ruangan agar jendela tidak tampak monoton. Untuk peletaktan furniture anda bisa melihat gambar di atas sebagai referensi.

Berita Terkait