Rabu, 21 Maret 2018 10:51 WITA

Pengembang Rumah Subsidi Dapat Bantuan Bangun Sarana dan Prasarana

Editor: Andi Chaerul Fadli
Pengembang Rumah Subsidi Dapat Bantuan Bangun Sarana dan Prasarana

RAKYATKU.COM - Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berencana membangun prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) untuk 27.500 unit rumah bersubsidi di seluruh Indonesia. 

Adanya bantuan PSU berupa jalan lingkungan, tempat pengelolaan sampah terpadu serta sistem air bersih yang baik diharapkan mampu membuat masyarakat lebih nyaman tinggal di rumah bersubsidi pemerintah.

“Tahun 2018 ini kami akan menyalurkan bantuan PSU untuk 27.500 unit rumah bersubsidi di seluruh Indonesia,” ujar Direktur Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Dadang Rukmana, dikutip dari keterangan resmi KemenPUPR, Rabu (21/3/2018).

Dadang menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan yang dilaksanakan oleh Ditjen Penyediaan Perumahan, sebenarnya minat pengembang untuk mengajukan bantuan PSU dari pemerintah sangat besar. Hal itu menunjukkan bahwa minat pengembang untuk membangun rumah bersubsidi bagi masyarakat sangat besar. 

“Permintaan dari pengembang untuk bantuan PSU perumahan bersubsidi yang masuk ke kami berjumlah sekitar 130.000 unit rumah. Padahal anggaran bantuan PSU hanya 27.500 unit. Jumlah bantuannya pun Rp 6,2 juta per unit rumah bersubsidi. Kami tidak bisa memenuhi seluruh permintaan pengembang ini karena memang anggarannya terbatas,” terangnya.

Untuk mengantisipasi hal itu, lanjut Dadang, pihaknya kini akan menerapkan sistem kuota prosentase dari setiap pengembang sehingga penyaluran PSU bisa lebih merata. Selain itu, sejumlah kriteria pun juga harus dipenuhi oleh para pengembang jika ingin mendapatkan bantuan tersebut. 

Adapun bentuk bantuan yang diberikan dalam PSU berupa jalan lingkungan, tempat pengelolaan sampah serta sistem air bersih.

”Bantuan PSU ini juga merupakan amanah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman yang harus dilaksanakan dengan baik. Tujuannya adalah untuk memberikan manfaat bagi MBR dalam memperoleh rumah baru dalam bentuk rumah tunggal, rumah deret dan rumah susun,” jelas dia.

Pangkas Jalur Birokrasi (halaman selanjutnya)

HALAMAN
1 2