Sabtu, 24 Maret 2018 16:12 WITA

Pertumbuhan Ekonomi Cerah, Sektor Properti Ikut Terdongkrak 

Penulis: Nurhikmah - Muh. Fadel
Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Pertumbuhan Ekonomi Cerah, Sektor Properti Ikut Terdongkrak 

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pertumbuhan ekonomi Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan dan Kota Makassar yang diprediksi akan cerah di tahun ini, sepertinya menjadi pasar yang menggiurkan bagi sektor properti.

Pasalnya, sejak pertengahan hingga akhir 2017 lalu, sektor properti terus terdongkrak dengan meningkatnya permintaan. Dan meningkatnya sektor ini dirasakan hampir semua pengembang, sebut saja Royal Sentraland, De Serena Mutiara, Citra Garden, dan Tanjung Bunga yang mampu membukukan penjualan ratusan unit sekali launching. 

Besarnya potensi pasar tersebut, membuat persaingan di bisnis properti di Kota Makassar semakin ketat yang tentunya akan sangat menguntungkan bagi konsumen dengan ragam pilihan kualitas dan jaminan mutu properti. 

PT GMTD Tbk, salah satu yang tidak mau ketinggalan memanfaatkan potensi ini dengan langsung meluncurkan produk terbarunya yang dinamakan Cluster ROSEMARY, yang menyasar segmen menengah dan dibanderol dengan harga promo mulai Rp300 jutaan hingga Rp500 jutaan. 

loading...

"Daya beli di cluster terbaru tersebut cukup tinggi, tercatat hingga dilaunching, untuk NUP cluster tersebut meningkat 100 persen dari minggu sebelumnya dan berhasil menyedot sekitar 250 NUP," ungkap Associate Director PT GMTD Tbk, A Eka Firman Ermawan saat launching cluster Rosemary di Hotel Aryaduta Makassar, Sabtu (24/3/2018). 

Tingginya minat beli konsumen tersebut salah satunya dipicu oleh harga yang sangat terjangkau, promo DP 5%, kualitas produk, lokasi yang sangat strategis/premium, serta fasiitas pendukung lainnya.

"Dalam membeli unit rumah harus memperhatikan 4 faktor ini, yaitu lokasi, fasilitas yang tersedia di sekitar lokasi, future development (pengembangan kawasan), komitmen developer (bagaimana konsepnya, spesifikasi produk, kualitas bangunan, kebijakan harga yang terjangkau dan track record terhadap secondary," jelasnya.
 

Loading...
Loading...